Efek Negatif Minuman Bersoda Pada Tubuh yang Kamu Perlu Tahu

efek negatif minuman bersodaEfek negatif minuman bersoda — Dengan rasa rasa yang khas dan sensasinya yang menyegarkan, terutama ketika disajikan saat dingin, membuat minuman bersoda seperti sprite, fanta, coca-cola dan sejenisnya sangat disukai oleh orang diseluruh dunia, dan mungkin juga kamu. Namun tahukah kamu, dibalik rasanya yang khas dan sensasinya yang menyegarkan itu, ternyata minuman bersoda memiliki efek negatif bagi tubuh kita.

Penulis Tips Cepat Hamil mencari referensi dari sumber-sumber terpercaya terkait efek negatif dari sering mengkonsumsi minuman bersoda ini.

Hasilnya, kami menemukan, bahwa minuman bersoda memang memiliki efek negatif bagi tubuh kita jika keseringan mengkonsumsinya.

Berikut beberapa efek negatif yang bisa menimpa kamu jika sering mengkonsumsi minuman ini.

6 Efek Negatif Minuman Bersoda Bagi Tubuh Kita

1. Menyebabkan Obesitas (Kegemukan)

Minuman bersoda kaya dengan kalori, dan kamu tentunya tahu, bahwa ketika tubuh kita kelebihan kalori, maka itu akan memicu terjadinya obesitas.

Inilah sebabnya jika kamu sering minum minuman bersoda, kamu beresiko terkena obesitas.

Karena semakin sering kamu mengkonsumsi minuman bersoda, maka akan semakin banyak juga jumlah kalori di tubuh kamu yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Nah, jumlah kalori yang semakin lama semakin banyak dan tidak dibutuhkan oleh tubuh inilah yang membuat kamu bisa mengalami obesitas.

Dan ini diperparah jika kamu malas berolahraga.

Kita ambil contoh di Amerika Serikat, di mana angka obesitas untuk anak-anak di negeri ini terbilang cukup  tinggi, bahkan bisa dikatakan sangat tinggi.

Kamu tahu penyebabnya?

Penyebabnya adalah karena anak-anak di Amerika Serikat sana terlalu sering mengkonsumsi minuman bersoda, bahkan mereka menjadi minuman bersoda ini layaknya minum air putih — hasilnya, banyak anak-anak di sana yang kegemukan.

2. Merusak Ginjal

Inilah efek negatif minuman bersoda berikutnya, yaitu dapat merusak ginjal.

Peneliti di Amerika serikat melakukan studi terhadap 3256 orang responden yang mengkonsumsi minuman bersoda secara rutin minimal 2 kali sehari.

Hasilnya, dari 3256 orang responden yang mengikuti studi tersebut , 30% diantaranya teridentifikasi mengalami kerusakan fungsi ginjal.

Para peneliti menduga, bahwa kerusakan fungsi ginjal ini terkait dengan adanya kandungan kafein, pemanis dan pewarna buatan serta asam fosfat pada minuman bersoda.

3. Meningkatkan resiko diabetes

Seseorang yang menderita diabetes, hormon insulin di dalam tubuhnya kurang.

Kondisi ini membuat hormon insulin tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik untuk mengubah zat gula menjadi glikogen (gula otot) karena jumlahnya yang tidak mencukupi — hasilnya, glukosa (gula darah) meningkat dan akhirnya membahayakan kesehatan kita.

Ketika kamu sering mengkonsumsi minuman bersoda yang mengandung banyak zat gula, maka bersamaan dengan itu, akan semakin banyak juga zat gula yang tidak bisa diubah menjadi glikogen di dalam tubuh, akibatnya glukosa meningkat drastis.

Peningkatan glukosa yang drastis ini otomatis meningkatkan resiko diabetes.

Nah, itulah alasannya mengapa ketika sering mengkonsumsi minuman bersoda (seperti sprite, coca cola, fanta dan sejenisnya), maka resiko dibetes akan meningkat juga.

4. Tulang menjadi rapuh

Sebagaimana yang disebutkan di atas, bahwa minuman bersoda mengandung asam fosfat.

Dalam sebuah penelitian, ditemukan fakta yang cukup mengejutkan dan sudah diduga sebelumnya, yakni bahwa asam fosfat ini bisa menyebabkan tulang menjadi rapuh.

Hal ini terjadi karena asam fosfat dapat melarutkan kalsium.

Dan kamu pun tentunya tahu, bahwa tulang kita terdiri dari kalsium, sehingga dengan demikian, asam fosfat yang masuk ke dalam tubuh kita lewat minuman bersoda yang kita minum, secara perlahan akan mengikis kalsium yang ada pada tulang kita.

Akibatnya, perlahan namun pasti, tulang akhirnya menjadi keropos karena kekurangan kalsium.

Penelitian di atas diperkuat dengan studi yang dilakukan di Harvard University, di mana mereka mengamati atlet remaja yang keranjingan mengkonsumsi minuman bersoda dan yang tidak.

Hasilnya, atlet remaja yang keranjingan mengkonsumsi minuman bersoda tersebut mengalami patah tulang lebih banyak (tepatnya 5 kali lebih sering) dibandingkan dengan atlet remaja yang tidak mengkonsumsi minuman bersoda.

Hasil penelitian Harvard University ini sekali lagi menunjukkan, bahwa mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat tulang menjadi rapuh.

5. Gigi lebih cepat rusak

Efek negatif minuman bersoda berikutnya adalah gigi akan mudah rusak.

Hal ini karena, sama halnya dengan tulang, gigi juga tersusun dari kalsium.

Sehingga ketika kamu sering mengkonsumsi minuman bersoda, maka kepadatan gigi kamu akan berkurang akibat dari terkikisnya kalsium pada gigi kamu oleh asam fosfat yang terkandung dalam minuman bersoda — hasilnya, gigi kamu akan mudah rusak.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan untuk melihat kaitan antara tingkat keseringan mengkonsumsi minuman bersoda dengan kerusakan gigi, ditemukan fakta bahwa:

“3200 orang responden dari total keseluruhan yang diteliti, di mana mereka sering mengkonsumsi minuman bersoda, mengalami kerusakan pada giginya.”

Kerusakan pada gigi ini, selain disebabkan oleh karena terkikisnya kalsium pada gigi oleh asam fosfat,  juga disebabkan karena adanya kandungan zat gula pada minuman bersoda.

6. Memicu terjadinya kanker pankreas

Minuman bersoda dapat memicu terjadinya kanker pankreas diungkapkan pertama kali oleh sejumlah peneliti di Amerika Serikat.

Penelitian yang dilakukan untuk meneliti efek negatif minuman bersoda ini mendapatkan hasil bahwa, 87% dari total 60524 orang responden yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman bersoda 2 kali sehari, beresiko terkena kanker pankreas.

Dengan melihat efek negatif yang bisa terjadi pada tubuh kita akibat dari sering mengkonsumsi minuman bersoda sebagaimana yang telah dikemukakan di atas, maka merupakan pilihan yang bijaksana jika saat ini kamu mulai mengurangi mengkonsumsi minuman bersoda.

Dengan begitu, kamu terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *