7 Penyebab Hamil Diluar Kandungan yang Perlu Diketahui

penyebab hamil diluar kandunganPenyebab hamil diluar kandungan — Sel telur yang telah dibuahi oleh sperma disebut dengan Zigot. Normalnya, setelah proses pembuahan terjadi, zigot yang terbentuk kemudian menuju ke rahim dan menempel pada dinding rahim. Namun dalam kasus tertentu, zigot yang merupakan hasil pembuahan sperma pada sel telur ini tidak menuju dan menempel di dinding rahim, melainkan justru menempel di tempat lain, biasanya di tuba fallopi.

Zigot inilah yang nantinya akan tumbuh menjadi janin dan berkembang selama 9 bulan sampa akhirnya siap untuk dilahirkan ke dunia.

Nah, keadaan di mana zigot tidak menempel di dinding rahim, melainkan justru menempel di tempat lain, inilah yang disebut dengan kehamilan diluar kandungan.

Dalam dunia medis, kehamilan diluar kandungan ini dikenal dengan istilah kehamilan ektopik.

Tempat lain di mana zigot bisa menempel selain di dinding rahim adalah di tuba fallopi, di dinding perut, di ovarium (indung telur), di leher rahim atau di serviks.

Hamil diluar kandungan (kehamilan ektopik) ini bisa sangat berbahaya, karena jika zigot tumbuh misalnya di tuba fallopi, maka bisa membuat tuba fallopi pecah seiring dengan berkembangnya zigot menjadi janin, di mana ini akan menyebabkan terjadinya komplikasi.

Baca juga : Penyebab Tuba Fallopi Tersumbat

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kehamilan diluar kandungan ini — berikut ulasannya.

7 Penyebab Hamil Diluar Kandungan yang Sebaiknya Kamu Tahu

1. Penggunaan alat kontrasepsi IUD / KB spiral

Penggunaan alat kontrasepsi spiral (IUD = intrauterine device) diduga kuat sebagai penyebab utama dari terjadinya kehamilan ektopik.

Hal ini terjadi karena alat kontrasepsi spiral dapat mengganggu pergerakan dari rambut silia di saluran tuba yang fungsinya memang untuk mendorong zigot dari tuba menuju rahim.

Sehingga ketika rambut silia tidak dapat mendorong zigot menuju rahim, otomatis zigot ini tidak bisa sampai di rahim dan hasilnya zigot akan menemel pada dinding tuba atau di tempat lain, sehingga terjadilah kehamilan diluar kandungan.

2. Adhesi Pritubal

Adhesi pritubal adalah kondisi di mana tuba tertekuk akibat infeksi karena abortus.

Kondisi ini menyebabkan zigot tidak bisa lewat di saluran tuba fallopi dan akhirnya secara terpaksa menempel pada tuba fallopi, sehingga tejadilah kehamilan ektopik.

3. Proses sterilisasi dan sebaliknya

Proses sterilisasi adalah sebuah metode kontrasepsi yang dilakukan untuk mencegah kehamilan.

Proses ini dilakukan dengan cara mengikat tuba sehingga sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur yang ada di tuba fallopi.

Nah, ketika seorang wanita memutuskan untuk hamil, ikatan pada tuba ini harus dilepaskan.

Namun proses pelepasan ikatan tuba fallopi ini kadang tidak sempurna, sehingga menyebabkan zigot tidak bisa melewati tuba fallopi dan akhirnya jadilah zigot tidak menempel pada dinding rahim.

4. Akibat dari operasi pada tuba fallopi

Operasi pada tuba fallopi biasanya dilakukan untuk memperbaiki fungsi tuba.

Namun biasanya, operasi yang dilakukan tidak sempurna sehingga masih menyisakan gangguan pada tuba yang berpotensi menganggu perjalan zigot menuju rahim yang akhirnya bisa juga menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik.

5. Adanya tumor di tuba fallopi

Kehamilan diluar kandungan berikutnya disebabkan oleh adanya tumor di tuba fallopi.

Tumor yang muncul di tuba fallopi ini jika terlalu besar bisa menutup saluran tuba.

Akibatnya zigot tidak bisa menuju rahim karena terhalang oleh tumor tersebut dan akhirnya menyebabkan kehamilan diluar kandungan.

6. Kelainan pertumbuhan tuba fallopi

Meskipun kasusnya jarang dijumpai, adanya kelainan pertumbuhan pada saluran tuba fallopi bisa menjadi penyebab hamil diluar kandungan.

Kelainan pertumbuhan pada tuba ini terjadi khususnya dibagian divertikulum ostium aserious, di mana ini menyebabkan saluran tuba menjadi menyempit sehingga bisa mengalangi zigot menuju rahim dan akhirnya menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik.

7. Salpingitas

Salpingitas adalah peradangan pada saluran tuba yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Pada salpingitas akut, tuba fallopi membengkak dan mengeluarkan cairan yang bisa memenuhi saluran tuba sehingga menyebabkan zigot tidak bisa bergerak menuju rahim.

Selain itu, akibat dari infeksi oleh bakteri, silia mukosa pada tuba menjadi berkurang sehingga menyebabkan zigot sulit untuk bergerak karena kurangnya dorongan oleh silia mukosa.

Hasilnya, ini menyebabkan kehamilan terjadi diluar kandungan karena zigot tidak mencapai rahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *