Proses Pembuahan Pada Wanita & Perjuangan Heroik Sperma

proses pembuahan pada wanitaProses pembuahan pada wanita bermula dari sperma yang dilepaskan oleh pria saat ejakulasi berhasil bertemu dengan sel telur di tuba fallopi dan kemudian terjadilah pembuahan. Proses dari saat sperma dilepaskan oleh pria saat ejakulasi hingga mencapai tuba fallopi hanya menempuh perjalanan sejauh lebih kurang 18 cm. Namun tahukah anda bagaimana proses yang dijalani sperma sejauh perjalanan 18 cm itu?

Ternyata, perjalanan sperma dalam membuahi sel telur yang hanya sejauh lebih kurang 18 cm itu adalah perjalanan antara hidup dan mati.

…Berikut kisah menakjubkan bagaimana sperma dengan begitu heroiknya berjuang dalam perjalanan berliku sejauh 18 cm hanya untuk membuahi sel telur.

Kisah Perjuangan Heroik Sperma Dalam Proses pembuahan pada wanita

Kisah itu bermula tatkala 350 juta sel sperma berhasil dilepaskan oleh pria saat ejakulasi.

Sesaat setelah 350 juta sel sperma yang dilepaskan oleh pria saat ejakulasi ini berada di dalam Mrs V, maka saat itu jugalah kompetisi antara 350 juta sel sperma ini dalam memperebutkan satu sel telur untuk dibuahi dimulai.

Ya, 350 juta sel sperma saling berkompetisi hanya agar bisa bertemu dengan 1 sel telur.

Sungguh menakjubkan bukan?

Dari sekitar 350 juta sel sperma yang telah berada di dalam Mrs V tersebut, hanya sekitar 2 juta sel sperma yang kemudian berhasil mencapai serviks, sisanya yang sekitar 348 juta sel sperma lainnya mati disebabkan oleh karena tidakmampuannya bertahan dengan cairan asam di dalam Mrs V.

Dari sini, perjalan dalam proses pembuahan pada wanita pun berlanjut dengan hanya sekitar 2 juta sel sperma yang tersisa.

2 juta sel sperma yang tersisa ini kemudian berlomba untuk mencapai ujung rahim.

Namun naas, sebelum sempat mencapai ujung rahim, 2 juta sel sperma ini diserap oleh sel darah putih yang dihasilkan oleh tubuh wanita sesaat setelah ke-2 juta sel sperma ini berhasil menembus perimeter pertahanan mereka.

Alhasil, hanya 10 ribu dari 2 juta sel sperma tersebut yang berhasil lolos dari serapan sel darah putih dan akhirnya mencapai ujung rahim.

10 ribu sel sperma yang berhasil mencapai ujung rahim inilah yang kemudian berkesempatan melanjutkan perjalan menuju ke tuba fallopi untuk membuahi sel telur.

Namun sayang, dari 10 ribu sel sperma yang hendak bergerak menuju tuba fallopi ini, hanya sekitar 5000 sel sperma saja yang menuju arah yang benar, setengah sisanya yang sekitar 5000 lainnya tersesat ke saluran tuba lainnya.

Selanjutnya, dari 5000 sel sperma ini hanya ada sekitar 1000 yang berhasil masuk ke tuba fallopi, 4000 sisanya  terjebak di dalam lendir yang melapisi persimpangan uterotubal

Berikutnya, dari 1000 sel sperma yang berhasil masuk ke tuba fallop tadi, hanya ada sekitar 200 sel sperma saja yang barhasil mencapai sel telur, 800 sel sperma lainnya terjebak dan mati di dalam saluran tuba fallopi.

Kini tinggallah 200 sel sperma saja yang berkesempatan untuk bertemu dengan sel telur.

Dari 200 sel sperma ini, terjadilah perlombaan yang sungguh luar biasa untuk bisa mejadi yang pertama bertemu dengan sel telur dan kemudian membuahinya.

Dan pada akhirnya, hanya 1 sel sperma saja yang beruntung bisa bertemu dengan sel telur dan melakukan pembuahan.

Sisanya yang sekitar 199 sel sperma lainnya didorong menjauh oleh rekasi zona yang tercipta setelah salah satu dari 200 sel sperma tersebut berhasil membuahi sel telur dan menjadi pakan bagi sistem kekebalan tubuh wanita.

1 sel sperma yang berhasil membuahi sel telur inilah yang kemudian berkembang menjadi janin dan akhirnya terlahir sebagai bayi kedunia.

Yah, seperti itulah bagaimana perjuangan heroik sperma dalam proses pembuahan pada wanita yang sungguh luar biasa.

Jadi bisa dibayangkan, anda yang saat ini sedang membaca artikel ini awalnya hanyalah 1 dari 350 juta sel sperma lainnya yang berhasil membuahi sel telur setelah melewati perjalanan berliku sepanjang 18 cm yang mempertaruhkan hidup dan mati.

SUNGGUH MENAKJUBKAN BUKAN?!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *